Serigala, Prajurit Disersi, dan Keledai Gendut.

Ini adalah hal yang terpikir olehku selama beberapa hari ini. Melihat situasi disekitarku, tiba-tiba kata-kata ini muncul begitu saja. Serigala, praurit disersi, dan keledai gendut.

Jika ini dibuat cerita, kira-kira akan sperti apa ya? ini adalah bebeapa pilihan yang mungkin muncul:

  1. Prajurit disersi pergi meninggalkan pasukannya karena alasan indisipliner, bertemu dengan serigala cerdik, dan di tengah perjalanan menemukan keledai gendut yang berjalan terseok-seok, namun keledai ini tidak bisa berhenti bicara.
  2. Serigala yang mencari korban menemukan prajurit disersi kebingungan, serigala berpikir, daripada dimakan, mending dimanfaatkan. ditengah kelaparannya, serigala bertemu keledai gendut yang terlalu menjijikkan untuk dimakan. maka dia memanfaatkan kedua mahluk tersebut untuk makanan yang lebih enak.
  3. Serigala bosan dengan kehidupannya, mencari teman lintas jenis untuk mencari pencerahan, bagaikan biksu Tong yang berjalan ke Barat untuk menemukan kitab suci.

aku tak sanggup, sudah mulai menggila ini idenya. hehehehehe… yang pasti, aku cuma pengen bilang, judul ini pernah muncul di otakku, dan kurang lebih ini menceritakan sebuah bagian dari kehidupanku. 😀

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s