Drama; Sebuah Ekspresi Dinamis

drama

Beberapa hari ini saya sibuk mempersiapkan bahan drama untuk mata kuliah conversation II di kampus Politeknik LP3I Bandung. Untuk itu, saya jadi menggali lebih dalam mengenai drama.

Sebagai referensi, saya membeli buku Metode Pembelajaran Drama oleh Dr. Suwardi Endraswara, M.Hum. Dalam buku ini disebutkan bahwa “drama adalah seni, belum ada yang menolak” disebut seni karena drama memuat berbagai seni, seni tari, seni peran, seni musik, sastra, dan tari. Maka, jika seseorang sedang melakukan pentas drama, bisa dikatakan mereka sedang uji nyali karena orang itu harus bisa melakukan sesuatu yang komplit.

Bertolak dari aneka seni yang terkandung dalam drama ini, saya ingin mahasiswa/i disini bisa bebas berekspresi dan masuk ke sebuah dunia yang berbeda dengan keseharian mereka. Ketika mereka harus menangis, mereka akan menangis, atau ketika mereka harus menjadi orang paling brengsek sedunia, mereka akan melakukannya.  mereka akan terlepas dari dirinya dan juga dari rasa malunya. indah bukan? dengan begitu, mereka akan paham bahwa mereka punya sebuah jasad untuk dibentuk menjadi apa yang mereka mau. Untuk hasilnya, kita bisa lihat di pertunjukan drama mereka bulan depan

#tulisan ini adalah tulisan sempalan di sebuah hari yang bisa saja membosankan. Have a great day everybody

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s